Selasa, 29 Maret 2011


eCommerce merupakan pembicaraan yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan dikalangan pebisnis, pemasar, pengusaha dan kalangan pengamat perkembangan ekonomi dan informasi yang ada saat ini.
Ada 3 kelas besar eCommerce yang sekarang sangat popular antara lain Forex online trading, Pemasaran online dan periklanan ( bagian dari pemasaran yang tidak kalah menariknya jadi kami jadikan dalam kelas besar sendiri)….

  • Forex Online Trading

FOREX (Foreign Exchange) atau yang lebih dikenal dengan Bursa Valas (Valuta Asing) merupakan suatu jenis perdagangan/transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan. Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi, FOREX telah menjadi alternatif yang paling populer karena ROI (Return Of Investment atau kembalinya nilai investasi yang telah kita tanam) serta profit yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya (biasanya rata-rata return berkisar lebih dari 5% - 10% per bulannya, bahkan bisa mencapai lebih dari 100% per bulannya untuk professional trader).

Akibat pergerakan yang cepat tersebut, maka FOREX juga beresiko tinggi apabila anda tidak mempunyai pengetahuan yang cukup serta pengaturan manajemen keuangan dengan baik. Investasi perdagangan valuta asing (forex) online,memberikan alternatif income yang menjanjikan, Karena bisnis ini cukup unik, mempunyai skala global yaitu mengikuti kemajuan teknologi, mudah karena bisa dilakukan langsung via Internet menggunakan komputer, murah karena modal minimal tidak sampai puluhan juta rupiah, fleksibel karena dimanapun anda berada asal terhubung ke jaringan anda bisa berbisnis, serta unik karena banyak dari masyarakat kita yang belum mengetahuinya sehingga mempunyai prospek yang bagus.

Lalu, apa mata uang yang diperdagangkan? Semua mata uang dunia yang memiliki daya jual tinggi. Contoh: USDollar, Yen, Euro, Franc, Poundsterling (EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF) dan lain-lain.

Kemudian bagaimana proses transaksinya? dan apa itu “Beli/Jual” dalam bursa valuta asing ini? Di bursa valas ini anda dapat membeli ataupun menjual mata uang yang diperdagangkan. Secara obyektif adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan dari posisi transaksi yang anda lakukan.
Contoh: jika anda membeli (BUY / Offer) suatu mata uang. dan pergerakan harga mata uang tesebut menunjukkan grafik kenaikan yang signifikan, maka anda dapat mengambil keuntungan dari perbedaan harga tersebut dengan menutup posisi beli anda, begitu pula sebaliknya apabila anda melakukan menjual (SELL / Bid) dan kemudian pergerakan harga mata uang tersebut mengalami grafik penurunan, maka anda juga dapat mengambil keuntungan dengan menutup posisi jual anda tersebut.
Apakah di FOREX itu "Two Ways Opportunities ??” Ya ! Transaksi di FOREX dapat dilakukan dengan cara 2 arah dalam mengambil keuntungannya. BUY (beli) dahulu, lalu ditutup dengan take profit SELL Liquid (jual) ataupun sebaliknya melakukan SELL (jual) dahulu, lalu ditutup dengan take profit BUY Liquid (beli).
Bagaimana cara menghitung hasil transaksi saya di FOREX ? Ok, berikut adalah caranya: Untuk FOREX yang terhadap USDollar tersebut ada 2 macam jenis currency utama yaitu Direct dan Indirect

Contoh:
· Direct : GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan lain-lain (pokoknya yang .../USD)
· Indirect : USD/JPY, USD/CHF, dll ( USD/.... )

Dan untuk perhitungannya: Semisal kita memulai trading Forex ini dengan modal awal sebesar US$5000 (account regular), kemudian cara hitungan transaksi kita adalah:

Untuk mata uang Direct : misal kita trading di jenis account regular Forex yang kemudian kita inputkan quantity contract sizenya = US$100,000 dan kita melakukan Buy di EUR/USD di posisi 1.2000 dan kemudian di close Sell (take profit) di posisi 1.2010, maka kita akan profit sebesar : (1.2010 - 1.2000 ) x 100000 = $100 (profit) atau sebaliknya kalau loss juga sama hitungannya.

Untuk mata uang Indirect: misal kita trading di jenis account regular Forex yang kemudian kita inputkan quantity contract sizenya = US$100,000 dan kita melakukan Sell di USD/JPY di posisi 110.10 dan kemudian di close Buy (take profit) di posisi 110.00, maka kita akan profit sebesar : ((110.10 - 110.00 ) x 100000) / posisi liquid 110.00 = $90.91(profit) atau sebaliknya kalau loss juga sama hitungannya.

ARTI PERGERAKAN GRAFIKNYA
Jenis Mata Uang Pergerakan Grafik Arti (..... terhadap USDollar)
Direct (..... / USD) Naik MenguatDirect (..... / USD) Turun Melemah
Indirect (USD/ .....) Naik MelemahIndirect (USD/.....) Turun Menguat
Berapakah modal yang dibutuhkan untuk bisa trading FOREX ? Di kami (Marketiva) tidak ada keharusan untuk deposit uang sejumlah tertentu agar bisa memulai live trading (Modal BEBAS), Dan bila anda tidak mempunyai modal sama sekali atau masih ingin mencoba, maka perusahaan kami akan memberikan secara cuma-cuma extra modal sebesar US$5 untuk anda ketika anda membuka account di kami (GRATIS dan bukan simulasi), dan profit yang anda dapat juga akan masuk ke kantong (account) anda secara penuh, sedangkan kalau loss maka anda juga tidak beresiko apa-apa. Disamping hal tersebut, kami juga menerima Real Live Trading jenis Mini Forex dengan modal deposit awal yang dianjurkan sebesar US$500 ataupun Regular Forex dengan modal deposit awal sebesar US$5000 , dan seterusnya tergantung anda.

Tabel Modal dan Maximum Quantity Leverage (Contract Size) yang dianjurkan:
Modal Contract Size Nilai pergerakan pointnya (/pips) $5 $100 $0.01 (eq: EUR/USD) $100 $2000 $0.2 (eq: EUR/USD) $500 (mini) $10000 $1 (eq: EUR/USD) $5000 (regular) $100000 $10 (eq: EUR/USD) dan seterusnya...Keterangan: Nilai Margin di kami = 1% dari quantity contract size Quantity Contract Size di kami adalah fleksibel dan bisa anda input secara manual.

(Contoh: Kita bisa menginput Quantity Contract Size=$1001 atau $2123 atau $10, dll) Dalam arti lain yaitu kita bisa menyesuaikan dengan kondisi kekuatan modal kita.Bagaimana cara bertransaksinya dan dimana? Di kami (Marketiva), segala transaksi FOREX anda dilakukan oleh anda sendiri secara online via internet (bisa di rumah, warnet, hotel, cafe, dll) dengan melalui software online trading kami yaitu Streamster

Rabu, 17 November 2010

6. Pengembangan sistem dan prosedur pemeliharaan yang tidak memadai

       -      Tujuan audit        :
·         Memverifikasi bahwa ada pengendalian untuk melindungi data, program, dan computer dari akses secara tidak sah, manipulasi penghancuran dan pencurian.
·         Memverifikasi kecukupan supervise dan prosedur operasi untuk mengimbangi kurangnya pemisahan berbagai pekerjaan antara pengguna, programmer, dan operator.
·         Memverifikasi bahwa ada prosedur pembuatan cadangan untuk mencegah kehilangan data serta program karena kegagalan sistem, kesalahan dan sebagainya.
·         Memverifikasi bahwa prosedur pemilihan dan pengadaan sistem menghasilkan aplikasi yang berkualitas tinggi, dan melindungi dari perubahan yang tidak sah.
·         Memverifikasi bahwa sistem bebas dari virus dan cukup terlindungi untuk meminimalkan risiko terinfeksi virus atau objek yang hamper sama lainnya.



-          Prosedur audit      :

·         Auditor harus memverifikasi bahwa mikrokomputer serta file-nya secara fisik terkendali. Komputer desktop seharusnya di buat permanen untuk mengurangi peluang terjadinya pemindahan. Kunci harus ada untuk menutup kemungkinan input dari keyboard dan drive A.
·         Auditor harus memverifikasi dari struktur organisasi, deskripsi pekerjaan, dan observasinya bahwa para programmer aplikasi yang melakukan fungsi keuangan yang signifikan tidak mengoperasikan pula berbagai sistem tersebut. Dalam unit perusahaan yang lebih kecil di mana pemisahan fungsi akan menjadi tidak praktis, auditor harus memverifikasi bahwa ada supervisi yang memadai atas berbagai pekerjaan ini.
·         Auditor harus mengonfirmasikan bahwa laporan transaksi yang diproses, daftar akun yang diperbarui, dan total pengendali dibuat, disebarluaskan, dan direkonsiliasi oleh pihak manajemen yang terkait secara regular dan tepat waktu.
·         Jika dibutuhkan, auditor harus menentukan apakah pengendalian kata sandi multitingkat digunakan untuk membatasi akses ke data dan aplikasi.
·         Jika digunakan hard drive yang dapat dipindahkan, auditor harus memverifikasi bahwa drive terkait dipindahkan dan disimpan dalam sebuah lokasi yang aman ketika tidak digunakan.
·         Dengan memilih suatu sampel file cadangan, auditor dapat memverifikasi bahwa prosedur pembuatan cadangan ditaati. Dengan membandingkan nilai data dan tanggal di disket cadangan, untuk file produksi, auditor dapat menilai frekuensi dan kecukupan prosedur pembuatan cadangan.
·         Auditor harus memverifikasi bahwa kode sumber aplikasi secara fisik aman (seperti disimpan dalam lemari besi) dan bahwa hanya versi kompilasinya saja yang disimpan di mikrokomputer.
·         Dengan mengkaji pengendalian pemilihan dan pengadaan sistem, auditor harus memverifikasi bahwa peranti lunak komersial yang digunakan dalam mikrokomputer dibeli dari vendor yang bereputasi untuk memastikan bahwa kebutuhan pengguna telah dipertimbangkan penuh dan bahwa peranti lunak yag dibeli memenuhi kebutuhan tersebut.
·         Auditor harus mengkaji berbagai teknik pengendalian virus.

Sumbernya dari buku INFORMATION TECHNOLOGY AUDITING and ASSURANCE, Hall Singleton, penerbit Salemba Empat.

2. Pengendalian toleransi kegagalan sistem

-      Tujuan audit       :
·         Memastikan bahwa perusahaan menggunakan tingkat toleransi kegagalan yang tepat

-      Prosedur audit  :
·         Kebanyakan sistem yang menggunakan RAID menyediakan pemetaan grafis disket penyimpanan redundannya. Dari pemetaan ini, auditor harus menentukan apakah tingkat RAID yang ada memadai bagi perusahaan, dengan mempertimbangkan tingkat risiko bisnis yang berkaitan dengan kegagalan disket tersebut.
·         Jika perusahaan tidak menggunakan RAID, potensi suatu titik kegagalan sistem akan ada. Auditor harus mengkaji bersama dengan administrator sistem berbagai prosedur alternatif untuk pemulihan dari kegagalan disket.
·         Menentukan bahwa berbagai salinan disket boot telah dibuat untuk beberapa server di jaringan guna berjaga – jaga jika terjadi kegagalan sector boot. Karena disket boot dapat digunakan untuk memotong proses boot yang normal, disket tersebut harus diamankan dan akses ke disket tersebut haruslah diamankan dan akses ke disket tersebut haruslah dibatasi hanya untuk administrator sistem.