- Tujuan audit :
· Memastikan bahwa perusahaan menggunakan tingkat toleransi kegagalan yang tepat
- Prosedur audit :
· Kebanyakan sistem yang menggunakan RAID menyediakan pemetaan grafis disket penyimpanan redundannya. Dari pemetaan ini, auditor harus menentukan apakah tingkat RAID yang ada memadai bagi perusahaan, dengan mempertimbangkan tingkat risiko bisnis yang berkaitan dengan kegagalan disket tersebut.
· Jika perusahaan tidak menggunakan RAID, potensi suatu titik kegagalan sistem akan ada. Auditor harus mengkaji bersama dengan administrator sistem berbagai prosedur alternatif untuk pemulihan dari kegagalan disket.
· Menentukan bahwa berbagai salinan disket boot telah dibuat untuk beberapa server di jaringan guna berjaga – jaga jika terjadi kegagalan sector boot. Karena disket boot dapat digunakan untuk memotong proses boot yang normal, disket tersebut harus diamankan dan akses ke disket tersebut haruslah diamankan dan akses ke disket tersebut haruslah dibatasi hanya untuk administrator sistem.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar